Sabtu, 27 April 2013

Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Diabetes sendiri sebenarnya bukanlah penyakit keturunan. Orang tua yang menderita diabetes tidak akan menurunkan diabetes kepada keturunan mereka, akan tetapi mempunyai orang tua yang menderita diabetes menjadi sebuah faktor terjadinya diabetes untuk keturunan mereka.

Faktor keturunan (genetik) memang memiliki peran penting dalam timbulnya resiko penyakit diabetes.  Bagaimana mekanisme penurunannya sampai sekarang belum diketahui pasti.

Penyakit keturunan bisa dibawa oleh kromosom sel kelamin atau kromosom sel somatis (non kelamin) yang tidak membedakan jenis kelamin dalam menurunkan penyakit kepada keturunan seperti buta warna, thalassemia atau hemofilia.

Disamping faktor keturunan, ternyata faktor lingkungan juga sangat menentukan seseorang akan menderita diabetes atau tidak. Faktor lingkungan itu bisa berasal dari individu seperti kegemukan, pola makan, makanan banyak mengandung gula, lemak, kurang makanan berserat, gaya hidup, kurang olah raga, banyak duduk, dan sebagainya.

Maka dari itu, jika orang tua menderita diabetes mellitus, belum pasti keturunannya menderita diabetes juga. Faktor lingkungan yang tidak mendunkung menjadi faktor penting juga dalam menentukan kondisi keturunan menderita diabetes atau tidak.

Yang perlu digaris bawahi adalah memang benar bahwa seseorang yang mempunyai orang tua diabetes berpotensi lebih besar untuk menderita diabtes. Memiliki orang tua penderita diabetes merupakan salah satu faktor resiko yang memperbesar resiko pada keturunannya, akan tetapi seberapa besarnya potensi itu tidak dapat dipresentasikan.

Oleh karena itu, bila faktor lingkungan tidak mendukung, kemungkinan berkembangnya diabetes itu kecil. Sehingga mengontrol lingkungan sangat penting.

Sehingga bagi orang tua memiliki penderita diabetes, beberapa hal dapat dilakukan. Faktor lingkungan seperti kegemukan, gaya hidup santai, kebiasaan pola makan tidak sehat dapat dimodifikasi. Usahakan untuk menurunkan berat badan, kalau bisa mencapai berat badan normal. Penurunan 7-10% saja dapat mengurangi resiko terkena diabetes.

 Berusaha untuk lebih aktif, lakukan olah raga ringan seperti jogging, renang, sepeda santai 30-40 menit, minimal 5 kali seminggu. Mengurangi kebiasaan duduk juga camilan, mengurangi porsi makan, memilih makanan sehat, banyak makan sayur, makanan berserat, makan sedikit tapi lebih sering, berhenti merokok, mengontrol tekanan darah dapat membantu menurunkan resiko terkena diabetes keturunan.

Demikian semoga bermanfaat, Terima kasih.
Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

sumur gali:
health.detik.com oleh Dr. Irsyal Rusad., Sp PD., MH
yahoogroups - dokter_umum

0 komentar :

Posting Komentar